Segala puji bagi Allah, Shalawat dan Salam semoga melimpah kepada Baginda Muhammad, Rasul paling utama lagi Mulia. Saya berterima kasih kepada hamba Allah yang telah membimbing menerjemahkan kitab Ta’lim Muta’alim Tariqatta’allum. Yang dengannya, saya bisa mengambil banyak pelajaran. Di antaranya pada fasal 13 dikemukakan tentang Perbuatan yang Bisa Mendatangkan Rezeki i dan yang menyebabkan panjang Usia.

  1. Pendatang Rezeki

Rasulullah saw bersabda : ‘Hanyalah do’a yang mengubah taqdir, dan hanyalah kebaktian yang bisa menambah usia. Dan sesungguhnya lantaran perbuatan dosanya, rezeki seseorang menjadi tertutup. Terutama berbuat dusta adalah mendatangkan kefakiran, sebagaimana dalam hadits lain, secara khusus telah dikemukakan.

Demikian pula, tidur di pagi hari dan banyak tidur, keduanya mengakibatkan kemelaratan harta. Dan juga kemelaratan ilmu. Penyair berkata:

Kebahagian hati terletak pada memakai sandangan

Tidak mengantuk, jadi kuncinya ilmu terkumpulkan

Bukankah kerugian, jikalau telah bermalam-malaman

Tanpa manfaat umur berjalan

Bangunlah di malam hari, mungkin disitu tiba petunjukmu

Berapa malam engkau tidur melulu, Sedang umurmu ikut berlalu

Tidur dengan telanjang, kencing dengan telanjang, makan dalam keadaan junub atau sambil bertelekan, membiarkan sisa makanan berserakan, membakar kulit berambang atau dasun, menyapu lantai dengan kain, atau diwaktu malam, Membiarkan sampah berserakan mengotori rumah, lewat di dalam pini sepuh, Memanggil orang tua tanpa gelar (seperti pak, mas, dan sebagainya.) membersihkan selilit gigi dengan benda kasar, melumurkan debu atau debu pada tangan, duduk di beranda pintu, bersandar pada kaki gawang pintu, berwudhu di tempat orang istirahat, menjahit pakaian yang sedang dipakai, menyeka muka dengan kain, membiarkan sarang lebah berada dirumah, meringankan shalat, bergegas keluar Mesjid setelah shalat Shubuh, berkepagian pergi ke pasar, membeli rerontongan makanan dari fakir peminta lata, mendo’akan buruk kepada anak, membiarkan wadah tidak tertutupi, meniup mematikan lampu, kesemuanya itu mendatangkan kepakiran sebagaimana yang di terangkan dalam atsar.

Dan Lagi : Menulis dengan pena rusak, menyisir dengan sisir yang rusak, tidak mau mendo’akan bagus kepada orang tua, memakai serban sambil berdiri, memakai celana sambil duduk, kikir, terlalu hemat, atau berlebih-lebihan dalam membelanjakan harta, bermalasan dan menunda atau menyepelekan suatu urusan semuanya membuat fakir seseorang. Rasulullah saw bersabda: “Himbaulah datangnya rizki dengan cara bersedekah.”

Bangun pagi-pagi itu diberkahi dan membawa berbagai macam kenikmatan, khususnya rezeki. Bisa menulis bagus itu adalah pintu rezeki. Air muka berseri dan tutur kata manis akan menambah banyak rezeki. Disebut dari Al-Hasan bin Ali ra.: “Menyapu lantai dan mencuci wadah, menjadi sumber kekayaan”.

Penyebab terkuat untuk memperoleh rezeki adalah melakukan shalat dengan rasa ta’dzim, khusu, dengan menyempurnakan segala rukun, wajib, kesunahan dan adabnya. Demikian pula melakukan shalat dhuha, seperti yang telah dikenal. Juga membaca surat waqi’ah, khususnya di malam hari sewaktu orang tertidur; membaca surat Al-Mulk, Al-Muzammil, Al-lail dan Al-insyirah; telah datang di Mesjid sebelum dikumandangkan adzan; selalu suci; melakukan shalat sunat sebelum shubuh; dan melakukan shalat witir di rumah, lalu jangan berbicara urusan dunia sesudahnya dilakukan.

Termasuk penyebabnya lagi, yaitu jangan  terlampau banyak bergaul dengan wanita, kecuali bila ada keperluan yang baik.

Jangan pula omong kosong yang tidak berguna untuk agama dan dunianya. Ada dikatakan : “siapa yang tersibukkan oleh perbuatan yang tanpa guna bagi dirinya.” Maka yang semestinya akan berguna menjadi terlewat darinya. “Bazarjamhar berkata: “Bila melihat orang yang banyak bicara, percayalah ia telah gila.”

Ali ra telah berkata : “Bila telah sempurna akal pikiran, maka menguranglah ucapan.” Pengarang kitab berkata : kugubah syair yang bersesuaian dengan makna perkataan itu:

Jikalau orang berakal sempurna, sedikitkan bicara

Bila seorang banyak bicara

Dialah tolol yakini dia

Lain orang berkata:

Bicara adalah hiasan, diam itu keselamatan

Bila kamu berbicara, makanya jangan berlebihan

lantaran diam, engkau menyesal, tapi sekali

karena banyak omong, kamupun menyesal berkali-kali

Diantara perbuatan yang menambah rezeki lagi, adalah membaca do’a di waktu antar terbit fajar hingga masuk waktu shalat. Do’anya yaitu : Subhannallahil wabihamdihi astagfirullahu wa atubu ilaihi.

Artinya : (Maha Suci Allah Maha Agung, Maha Suci Allah dan dengan pujin-Nya, kumohon ampunan dan bertobat kepada-Nya) berulang 100 kali.

Setiap pagi dan petang membaca do’a : Laillaha illallahul malikul haqqul mubin. (Tiada Tuhan selain Allah, Raja yang Benar dan Maha Jelas) berulang 100 kali; tiap-tiap sesudah pajar dan magrib berdo’a : Al-Hamdulillahi wasubhanallohi wala ilaha illallah. (Segala puji bagi Allah, Maha suci Allah dan tiada tuhan selain Allah) berulang 33 kali. sesudah shalat shubuh membaca istigfar 70 kali; memperbanyak ucapan : Lahaula wala kuwwata illa billahil a’liyyil a’dzim (Tiada daya dan kekuatan melainkan dari pertolongan Allah yang Maha Mulya Lagi Maha Agung) beserta shalawat Nabi saw.

Di hari jum’at membaca : Allahumma agnini bihalalika a’nharomika wakfini bifadlika a’man siwaka (Ya Allah cukupkan aku dengan yang halal dari yang haram, cukupilah aku dengan anugrahmu daripada selain Kamu) berulang 70 kali; setiap siang dan malam, membaca pujian : Antallahul a’jijul hakim antallahul malikul kuddusu antallahu halimul karimu antllahu kholikul khoiri wa syarri antallahu kholikul jannati wan nari a’limul ghoibi wasyahadati a’limus syirri wa akhfa antallahul khabirul muta’alu antallahu kholiku khulli syai’in wailaihi yau’du kulli syai’in antallahu dayyanu yaumiddinni lam tajal wala tajalu antallahu laillaha illa anta antallahul ahadhus shamadu lam yalid walam yulad walam yakul lahu khufuwan ahad antallahu laillaha illa antar rohmanur rohimu antallahu laillaha illa antal khilikul bari’ul mushowwiru lahul asma’ul khusna yusabbihu lahu ma pissamawati wal ardhi wahuwal a’jijul hakim. (Engkaulah Allah Yang Maha Mulya dan lagi Maha Bijaksana).

  1. Penambah Usia

Diantara sebab usia menjadi panjang, ialah berbuat bakti, menyingkiri perbuatan yang menyakitkan orang lain, menghormati sesepuh dan bersilaturahmi. Demikian pula, di setiap pagi dan sore selalu membaca : Subhanallahi milal mijani wamuntahal ilmi wamablaghar ridha wajinatal arsyi wala illaha illallahu mil’al mijani wamuntahal ilmi wamablaghar ridha wajinatal arsyi wallahu akbar mil’al mijani wamuntahal ilmi wamablaghar ridha wajinatal arsyi. (Maha suci Allah dengan sepenuh mijan sejauh ilmu sejauh ridha setimbang arasy, tiada tuhan selain Allah dengan sepenuh mizan sejumlah ilmu sejauh ilmu setimbang arasy, dan Allah Maha Agung dengan sepenuh mizan sejumlah ilmu sejauh ridha setimbang arasy berulang 3 kali)

Disamping itu, hendaknya jangan menebang pepohonan yang masih hidup kecuali atas terpaksa, melakukan wudlu dengan sempurna, melakukan shalat dengan ta’dhim, haji qiran dan memelihara kesehatan.

Wallahu a’lam. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments