Untuk memperkuat hafalan dan supaya tidak mudah lupa, maka langkah yang pertama kita harus mengetahui dulu penyebab-penyebab yang bisa memperkuat hafalan dan penyebab-penyebab yang memudahkan lupa. Syekh Az-Zarnuji dalam kitabnya yang terkenal Ta’lim Muta’alim Tariqatta’allum menjelaskan sebagai berikut:

  1. Beberapa Sebab Kuat Hafalan

Yang paling kuat menyebabkan mudah hafal adalah kesungguhan, kontinuitas, mengurangi makan dan shalat di malam hari. Membaca Al-Qur’an termasuk penyebab hafalan seseorang, ada dikatakan : “Tiada sesuatu yang lebih bisa menguatkan hafalan seseorang, kecuali membaca Al-Qur’an dengan menyimak.” Membaca Al-Qur’an yang dilakukan dengan menyimak itu lebih utama, sebagaimana sabda Nabi saw: “Amalan umatku yang paling utama adalah membaca Al-Qur’an dengan menyimak tulisannya.”

Syaddad bin Hakim pernah bermimpi ketemu temannya yang mati, lalu bertanya: “Perbuatan apakah yang engkau rasakan lebih bermanfaat? Jawabnya: “Membaca Al-Qur’an dengan menyimak tulisannya.”

Termasuk penguat hafalan lagi, yaitu waktu mengambil buku berdo’a : Bismillahi wasubhanallohi walhamdulillahi wala illaha illallohu wallohu akbar wala haula wala kuwwata illa billahil a’liyyil a’zhimil a’jijil a’limi a’dada kulli harfin kutiba wayuktabu abadal abidina wadahroddahirina.

Artinya : (Dengan menyebut Asma Allah, Maha suci Allah, segala puji milik Allah dan tiada tuhan selain Allah yang Maha Agung, tiada daya dan kekuatan selain atas pertolongan Allah Yang Maha Mulya Agung Luhur Lagi Maha Mengetahui, sebanyak huruf yang tertulis dan akan ditulis, berabad-abad dan sepanjang masa). Dan setiap selesai menulis berdo’a : Amantu billahil wahidi wahdahu lasyarika lahu wakapartu bima siwahu.

Artinya: (Aku beriman kepada Allah Yang Tunggal, Maha Esa, berkesendirian tiada teman dalam ketuhanna-Nya, dan saya hindari dari bertuhan kepada selain-Nya.)

Dan dengan banyak-banyak membacakan shalawat Nabi saw. Karena shalawatlah yang menjadi dzikir seluruh alam. Syi’ir disebutkan :

  • Aku laporkan kepada ki Waki’; hafalanku lemah

Ia menunjuki, agar kutinggal laku maksiat

  • Hafalan itu, sebagai anugerah dari sisi Tuhan

Orang yang maksiat tak diberi anugerah dari Tuhan

Bersiwak, minum madu, bercampur gula dan menelan buah zabib merah 21 butir setiap hari, kesemuanya dapat mempermudah hafal lagi dapat mengobati berbagai macam penyakit. Segala sesuatu yang bisa mengurangi pelendiran dahak dan mengurangi pelemakan kulit badan yang diakibatkan terlalu banyak makan, adalah juga bisa memperkuat hafalan. Sesuatu yang memperbanyak lendir dahak, akan membuat orang jadi pelupa.

  1. Penyebab Lupa

Penyebab lupa adalah laku maksiat, banyak dosa, gila dan gelisah karena urusan dunia. Seperti telah kami kemukakan di atas, bahwa orang yang berakal itu jangan tergila-gila dengan perkara dunia, karena akan membahayakan dan sama sekali tidak ada manfaatnya. Gila dunia tak lepas dari akibat kegelapan hati, sedang gila akhirat tak lepas dari akibat hati bercahaya yang akan tersakan dikala shalat. Kegilaan dunia akan menghalangi berbuat kebajikan, tetapi kegilaan akhirat akan membawa kepada amal kebajikan.

Membuat dirinya terlena melakukan shalat dengan khusu dan mempelajari ilmu pengetahuan itu dapat menghilangkan kekacauan dalam hati, sebagaimana tersebut didalam gubahan Syaikhul Islam Nasrhr Ibnul Hasan Al-Marghibani:

  • Mohonlah inayah, oh nasr putra al-hasan

Untuk mencapai ilmu yang tersimpan

  • Hanya itu, yang bisa membuang duka

Selain itu, jangan percaya

Syaikhul Imam Najmuddin Umar bin Muhammad An-Nasafi dalm menyifati jariyah Ummi waladnya, tergubah beberapa bait syi’ir:

  • Salamku buat si dia, yang membuatku terpesona karena lembut tubuhnya

Halus pipinya dan giuran kerdipan matanya

  • Sicantik molek, diriku jadi tertahan, hatikupun tertawan

Hati kebingungan, bila bermaksud tuk menggambarkan

  • Aku berkata: tinggalkan daku, maafkan aku

Karena kusibuk membuka jalan dan menuntut ilmu

  • Selam aku mencari utama dan taqwa

Tak perlu lagi, rayuan si cantik dan harum baunya

Sebab-sebab yang membuat mudah lupa, yaitu makan ketumbar, buah apel masam, membaca tulisan pada kuburan, berjalan disela-sela unta terakit, membuang ketanah kutu yang masih hidup, dan berbekam pada palung tengkuk kepala. Singkirilah itu semua, karena membuat orang jadi pelupa.

Demikian, semoga bermanfaat.

 

Mengimani Allah: Di sini ….

 

Facebook Comments

Share This Article