Cara Memperkuat Penerimaan Daya Ingat

0
265

Manusia tempatnya lupa. Seringkali suatu hal yang sudah dipersiapan, tetapi ketika mau berangkat malah tertinggal. Atau pensil yang baru saja disimpan. Ketika mau digunakan menulis lagi, malah mencari-cari di mana disimpannya? Begitu pun dalam kegiatan membaca, seringkali ketika dihadapkan kepada ujian. Kita lupa lagi untuk menjawabnya. Ada beberapa cara yang bisa dicoba, agar apa yang sudah dibaca dapat diingat kembali di waktu yang lain. Inilah tips dan trik cara memperkuat penerimaan daya ingat terhadap suatu hal yang dibaca.

  1. Bacalah dengan maksud kita ingin menambah pengetahuan

Awali dengan menyebut nama Allah. Karena Allah Sang pemilik ilmu pengetahuan. Atas seizin dan rido-Nyalah, kita dapat memperoleh ilmu pengetahuan.

  1. Analisa pengarang dan karyanya

Setelah membaca halaman judul, coba analisa maksud pengarangnya. Hal ini merupakan ungkapan suatu fakta atau pendapat. Analisa suatu masalah atau pengajuan suatu ide baru? Coba memperkirakan apa yang akan dikatakan pengarangnya. Coba memperkirakan apa yang selanjutnya akan dikatakan oleh pengarangnya. Curahkan pehatian khusus pada pernyataan yang meringkas pokok masalah dan kalimat yang membahas hal-hal penting. Dengan menganalisa pengarang dan karyanya, maka kita tidak akan pernah melupakan siapa dan menulis apa.

  1. Siapkan catatan kecil untuk mencatat hal-hal penting dari bacaan

Mencatat merupakan salah satu bantuan daya ingat tertua yang ada. Mencatat merupakan salah satu bantuan daya ingat yang dapat memudahkan belajar. Mencatat terbukti memperbaiki penerimaan daya ingat. Penulisan catatan dapat membantu mengingat kembali kelak. Menuliskan kembali pada kertas memaksa kita mengatur informasi yang perlu dihafalkan dan memusatkan perhatian pada hal-hal kunci.

Ingat, bahwa ilmu itu liar atau tidak jinak-jinak amat. Kadang-kadang suatu ilmu itu tidak sulit, tetapi kadang-kadang pula tidak mudah. Catatan yang sudah kita buat merupakan tali pengikat supaya ilmu yang sudah didapat tidak lari begitu jauh. Dengan catatan, kita bisa mengingat kembali tanpa harus membaca buku yang sudah dibaca. Tinggal membayangkan suatu tempat di mana kita membaca, memeriksa catatan dan menghangatkan kembali fakta tidak biasa atau mengejutkan yang telah dipahami. Maka daya ingat akan muncul kembali.

Dalam membuat catatan, kita akan belajar memecahkan kata-kata yang panjang menjadi suku kata. Meringkas kalimat menjadi frasa atau kata, menuliskan hal-hal penting dalam bentuk urutan dan seterusnya.

  1. Buat diagram dari bagian atau gambarkan jaringan dari ide-idenya

Coba mengingat kembali pernyataan ringkasan dan hal-hal penting. Gunakan ini sebagai titik tolak untuk mengembalikan hal-hal lainnya. Bayangkan situasi pada saat anda memahaminya untuk pertama kalinya. Ingatkan kembali tema. Buat diagram dari bagian atau gambarkan jaringan dari ide-idenya.

  1. Nyanyikanlah dan anda tidak akan pernah melupakan kata-katanya lagi

Nyanyikan atau mainkan setiap kalimat dan usahakan untuk mengingat kembali dari daya ingat dengan kata-kata. Nyanyikanlah dan anda tidak akan pernah melupakan kata-katanya lagi.

  1. Jelaskan pada seseorang lainnya bagaimana anda memecahkan persoalan

Pelajari baris demi baris. Ambil kata-kata kuncinya. Katakan baris-barisnya dengan penuh gaya.

  1. Kenali perilaku atau kelebihan dan kelemahan dari suatu tokoh

Kenali perilaku atau kelebihan dan kelemahan dari suatu tokoh dengan tokoh lainnya. Bayangkan diri anda dalam peran ini bersama lainnya. Perhatikan istilah kunci, kalimat, dan sikap tubuh berkaitan dengan peran ini. Bayangkan melakukan tanggung jawab dan kewajiban yang tersirat pada peran ini. Bicarakan dengan yang lainnya bagaimana model peran yang baik atau buruk dapat terjadi dalam peran ini. Ingatkan kembali perilaku yang tersirat pada peran. Pikirkan orang-orang yang anda tahu memiliki sifat yang sama dan dengan mereka mengucapkan baris-barisnya.

.

««««« baca juga «««««

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here