Perhatikan penulisan kata yang dicetak miring pada teks di bawah ini! Penulisan di ada yang  ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, dan ada yang ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya. di yang  ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya disebut kata depan, sedangkan yang ditulis serangkai dengan bentuk dasarnya disebut imbuhan.

Bacalah dan cermati penulisan di pada teks berikut!

Gebyar Pementasan Tari Kolosal Ariah

Drama tari kolosal “Ariah” dipentaskan di area Monas. Pementasan tari kolosal ini dalam rangka hari jadi Kota Jakarta ke- 386. Drama musikal “Ariah” diambil dari cerita Betawi. “Ariah” menceritakan pejuang perempuan muda Betawi yang penuh semangat dan mempunyai martabat. Atilah Soeryadjaya memprakarsai dan menjadi sutradara cerita rakyat Betawi ini. Selain itu, seniman serba bisa itu juga menulis naskah dan sekaligus menulis lirik lagu pementasannya. Dari awal sampai akhir, pementasan ini sangat memukau.

Pertunjukan dimulai pada pukul 20.00. Pertunjukan dibuka dengan nyala api yang berkobar di depan tugu Monas. Di bagian barat kembang api meluncur deras ke langit Jakarta diiringi alunan musik mengentak keras. Penonton bersorak-sorai kaget sekaligus terpesona. Tata lampu yang didukung cuaca cerah malam itu semakin menambah kedahsyatan suasana pembukaan. Pertunjukan awal melibatkan Monas sebagai latar. Monas nampak gagah dan menawan karena berkali-kali disoroti gambar-gambar indah sebagai latar cerita.

Setelah sukses memukau penonton pada acara pembukaan, penonton disuguhi kemunculan 200 penari yang menjadi inti drama Ariah. Para penari berlenggak-lenggok di atas tiga level panggung miring dengan sudut 15 derajat. Kostum warna-warni tradisional Betawi nampak semarak dibalut sinar lampu yang dramatis. Erwin Gutawa mengaransemen lagu-lagu Betawi dengan syahdu. Musik menggetarkan suasana.

Adegan puncak benar-benar mengaduk-aduk emosi penonton. Beragam suasana hati semakin dirasakan penonton. Nuansa keceriaan permainan anak-anak wak wak gung disusul suasana romantis Juki dan Ariah. Adegan berganti dengan suasana seru latihan silat antara Ariah dan Juki. Pergantian suasana berlangsung sangat cepat. Puncak ketegangan semakin terasa pada saat para penari laki-laki membawa replika obor yang menggambarkan suasana perlawanan para petani  terhadap pemerintah kolonial. Suasana tanam paksa diiringi dan kekejaman para tuan tanah yang merugikan bagai lintah darat divisualisasikan dengan penuh penjiwaan.

Pementasan  ditutup dengan peristiwa tragis. Irama yang menyayat menutup pertunjukan atas  tragedi yang menimpa Ariah. Cahaya lampu  meredup. Angin malam berhembus cukup dingin seakan ikut merasakan kedukaan Ariah.

Pentas drama tari musikal kolosal Ariah ini sangat megah dan fantastik. Pagelaran karya seni  yang berbasis budaya lokal Betawi ini berhasil menyuguhkan pertunjukan yang spektakuler.  Tepuk tangan gemuruh mengiringi akhir pementasan.

Kata-kata yang dicetak miring pada teks di atas dan ditulis serangkai adalah:

dipentaskan

diambil

dimulai

diiringi

didukung

disoroti

disuguhi

dibalut

dirasakan

diiringi

divisualisasikan

ditutup

Kata-kata yang dicetak miring pada teks di atas dan ditulis terpisah adalah:

di area Monas.

di depan

di bagian barat

ke langit

di atas

Penggunaan Kata Depan di dan Awalan di-

Kata depan di berfungsi sebagai kata depan jika diikuti dengan kata keterangan tempat, arah, posisi/ letak. Sebagai kata depan di ditulis terpisah dengan kata yang mengikutinya (di pantai, di belakang, di atas, di bagian barat, di samping).

Sebagai awalan di ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya. Dalam hal ini di berfungsi sebagai imbuhan pada kata kerja pasif.

 

Langkah Meyusun Teks Deskripsi: Di sini ….
Sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

Facebook Comments

Share This Article