Pernahkah kamu mendengar atau membaca teks laporan hasil observasi? Tentu kamu pernah melihat acara jendela pengetahuan, film dokumenter tentang flora, fauna yang menjelaskan dari sisi pengetahuan. Atau pernahkah kamu membaca buku tentang rincian suatu objek dari sisi ilmiah? Teks laporan hasil observasi dapat ditemukan di buku pengetahuan (buku ilmiah populer). Buku tersebut membahas secara sistematis karakteristik hewan, tumbuhan, objek alam, objek ciptaan manusia, atau suatu konsep.

Masalah pantai dapat ditulis dalam bentuk teks deskripsi dan teks hasil observasi. Pantai yang ditulis pada teks deskripsi seperti yang telah kamu pelajari pada unit 1 buku ini kamu belajar mendeskripsikan sebuah pantai khusus yang bernama Senggigi. Keindahan Senggigi diurai sehingga orang terhibur dan ingin mengunjunginya. Deskripsi pantai bisa kamu temukan pada promosi perjalanan wisata.

Sementara itu, pada teks hasil observasi pantai akan dikaji secara ilmiah. Buku tentang pantai akan memaparkan pengertian pantai, jenis-jenis pantai, manfaat pantai bagi kehidupan. Pada laporan hasil observasi tentang pantai dijelaskan mengenai kehidupan yang ada di dalam laut khususnya kehidupan hewan-hewan laut secara ilmiah.

Teks laporan hasil observasi dapat berbentuk buku referensi (ensiklopedia), film dokumenter, hasil penelitian, dan lain-lain. Tujuan teks laporan observasi adalah untuk memperinci, mengklasifikasi, dan memberi informasi faktual tentang orang, hewan, objek, atau fenomena. Pada unit ini kamu akan belajar teks laporan hasil observasi yang berupa buku pengetahuan. Buku pengetahuan maupun ensiklopedi merupakan laporan hasil pengamatan para peneliti terdahulu. Dari buku tersebut kamu akan mendapatkan ilmu sebagai hasil laporan yang sistematis. Penelitian itu sudah dilakukan para ahli dan kita bisa membacanya lewat buku pengetahuan maupun ensiklopedi.

Mengapa dikatakan laporan hasil observasi?

  • Isi yang dibahas adalah ilmu tentang suatu objek/ konsep.
  • objek yang dibahas bersifat umum sehingga menjelaskan ciri umum semua yang termasuk kategori/ kelompok itu (judul bersifat umum: Pantai, Museum, Demokrasi).
  • Bertujuan menjelaskan dari sudut pandang ilmu.
  • Objek atau hal dibahas secara sistematis, dirinci bagian-bagiannya, dan objektif.
  • Memerinci objek atau hal secara sistematis dari sudut ilmu (definisi, klasifikasi, jabaran ciri objek).

Bacalah contoh teks laporan hasil observasi berikut untuk mengenalinya!

Hutan Bakau

Indonesia menjadi negara dengan hutan bakau paling luas di dunia. Menurut data Kementerian Negara Lingkungan Hidup, luas hutan bakau Indonesia mencapai 4,3 juta ha. Hutan bakau disebut juga dengan hutan mangrove. Hutan bakau merupakan bagian dari ekosistem pantai.

Hutan bakau adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau dan terletak di garis pantai. Hutan bakau merupakan hutan yang tumbuh di wilayah pasang dan surut. Hutan bakau ini termasuk lingkup ekosistem pantai sebab terletak di kawasan perbatasan laut dan darat.

Hutan bakau terletak di wilayah pantai dan muara sungai. Tepatnya, hutan bakau terletak di garis pantai. Dengan posisi hutan bakau yang berada di garis pantai, hutan ini dipengaruhi oleh keadaan air laut. Pasang surut laut mengubah kondisi hutan bakau. Hutan akan tergenang air di masa pasang dan akan bebas dari genangan air pada saat air surut. Habitat hutan bakau memiliki wilayah tanah yang tergenang secara berkala. Tempat tersebut juga mendapat aliran air tawar yang cukup dari daratan. Hutan bakau memiliki ciri yang khas. Hutan ini terlindung dari gelombang besar. Selain itu, hutan bakau juga terlindung dari arus pasang surut laut yang kuat. Hutan bakau yang terletak di perbatasan laut dan muara sungai memiliki kadar garam payau. Di samping itu, ciri khas lain hutan bakau adalah berawa-rawa.

Hutan bakau memiliki beberapa fungsi dan manfaat. Secara fisik hutan bakau dapat menahan abrasi pantai. Pada saat datang badai, hutan bakau berfungsi sebagai penahan badai dan angin yang bermuatan garam. Di samping itu, hutan bakau dapat menahan intrusi (peresapan) air laut ke daratan. Hutan bakau juga menurunkan kandungan karbondioksida (CO2) di udara dan penambat bahan-bahan pencemar (racun) di perairan pantai. Manfaat hutan bakau juga dapat dilihat dari segi biologi. Hutan bakau menjadi tempat hidup biota laut. Selain itu, masyarakat sekitar memanfaatkan hutan bakau sebagai sumber mata pencaharian. Hutan bakau juga menyediakan beberapa unsur penting bahan obat-obatan.

Hutan bakau memiliki ciri khas. Hutan bakau memiliki manfaat untuk melindungi lingkungan laut, manfaat ekonomi, dan menyediakan sumber makanan/ obat-obatan.

 

Contoh Teks LHO: Klok di sini ….
Sumber:

www.pengenalan ekosistem bakaue.com

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

Facebook Comments