Menelaah Struktur dan Bahasa Puisi Rakyat

0
4501

Menelaah Beragam Pola Pengembangan Pantun.

Bacalah pantun berikut!

Pola 1

Buanglah sampah pada tempatnya,

Jangan membuang di tengah jalan;

Kalau kita tidak mau bertanya,

Tidak bisa mencapai semua harapan.

Pola 2

Penghasil batik di Yogyakarta,

Penghasil ulos Sumatera Utara;

Kalau kamu memiliki cita-cita,

Hendaklah mau sedikit sengsara.

Pola 3

Membeli buku di daerah pecinan

Membeli buku lebih dari satu

Janganlah menunda pekerjaan

Hindari menyia-nyiakan waktu

Pola 4

Beli masi ke tempat Mbak Lulu

Beli pensil ke toko Cak Mamat

Sebaiknya kau pikir dahulu

Demi keputusan yang tepat

Pola 5

Di Bengkulu tumbuh bunga raflesia

Bunga unik tanpa duri

Alangkah indahnya alam Indonesia

Marilah kita jaga agar lestari

Pola 6

Fatamorgana ternyata semu

Namun indahnya tiada terkira

Patuhilah selalu nasihat ibumu

Agar hidupmu tidak sengsara

Menelaah Struktur dan Bahasa Gurindam

Bacalah gurindam berikut!

Apabila kelakuan baik berbudi

Hidup menjadi indah tak akan merugi

Dengan orang tua jangan pernah melawan

Kalau tidak mau hidup berantakan

Jagalah hati jagalah lisan

Agar kau tidak hidup dalam penyesalan

Sayangilah orang tua dengan sepenuh hati

Itulah cara menunjukan bakti

Belajar janganlah ditunda-tunda

Karena kamu tidak akan kembali muda

Jika kamu terus menunda

Hilanglah sudah kesempatan berharga

Masa lalu biarlah berlalu

Masa depan teruslah kau pacu

Lestarikan alam kita

sebelum alam menjadi murka

Belajarlah demi masa depan

Untuk mencapai semua harapan

Apabila mata terjaga

Hilanglah semua dahaga

Apabila mulut terkunci rapat

Hilanglah semua bentuk maksiat

Apabila tangan tidak terikat rapat

Hilanglah semua akal sehat

Jika hendak menggapai cita-cita

Bekerjalah lebih dari rata-rata

Jika hendak hidup bahagia

Jangan penah melakukan perbuatan sia-sia

Barang siapa tidak takut tuhan

Hidupnya tidak akan bertahan

Apabila dengki sudah merasuki hati

Tak akan pernah hilang hingga nanti

Apabila hidup selalu berbuat baik

Tanda dirinya berhati cantik

Menelaah Struktur dan Aspek Kebahasaan pada Syair

 Syair

Perteguh jua alat perahumu

Hasilkan bekal air dan kayu

Dayung pengayuh taruh di situ

Supaya laju perahumu itu

Wahai muda, kenali dirimu

Ialah perahu tamsil hidupmu

Tiadalah berapa lama hidupmu

Ke akhirat jua kekal hidupmu

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli insan

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli  insane

.

««««« berliterasi «««««                        ««««« bersastra «««««

Buku sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here