Menelaah Beragam Pola Pengembangan Pantun.

Bacalah pantun berikut!

Pola 1

Buanglah sampah pada tempatnya,

Jangan membuang di tengah jalan;

Kalau kita tidak mau bertanya,

Tidak bisa mencapai semua harapan.

 

Pola 2

Penghasil batik di Yogyakarta,

Penghasil ulos Sumatera Utara;

Kalau kamu memiliki cita-cita,

Hendaklah mau sedikit sengsara.

 

Pola 3

Membeli buku di daerah pecinan

Membeli buku lebih dari satu

Janganlah menunda pekerjaan

Hindari menyia-nyiakan waktu

 

Pola 4

Beli masi ke tempat Mbak Lulu

Beli pensil ke toko Cak Mamat

Sebaiknya kau pikir dahulu

Demi keputusan yang tepat

 

Pola15

Di Bengkulu tumbuh bunga raflesia

Bunga unik tanpa duri

Alangkah indahnya alam Indonesia

Marilah kita jaga agar lestari

 

Pola 6

Fatamorgana ternyata semu

Namun indahnya tiada terkira

Patuhilah selalu nasihat ibumu

Agar hidupmu tidak sengsara

 

Menelaah Struktur dan Bahasa Gurindam

Bacalah gurindam berikut!

Apabila kelakuan baik berbudi

Hidup menjadi indah tak akan merugi

 

Dengan orang tua jangan pernah melawan

Kalau tidak mau hidup berantakan

 

Jagalah hati jagalah lisan

Agar kau tidak hidup dalam penyesalan

 

Sayangilah orang tua dengan sepenuh hati

Itulah cara menunjukan bakti

 

Belajar janganlah ditunda-tunda

Karena kamu tidak akan kembali muda

 

Jika kamu terus menunda

Hilanglah sudah kesempatan berharga

 

Masa lalu biarlah berlalu

Masa depan teruslah kau pacu

 

Lestarikan alam kita

sebelum alam menjadi murka

 

Belajarlah demi masa depan

Untuk mencapai semua harapan

 

Apabila mata terjaga

Hilanglah semua dahaga

 

Apabila mulut terkunci rapat

Hilanglah semua bentuk maksiat

 

Apabila tangan tidak terikat rapat

Hilanglah semua akal sehat

 

Jika hendak menggapai cita-cita

Bekerjalah lebih dari rata-rata

 

Jika hendak hidup bahagia

Jangan penah melakukan perbuatan sia-sia

 

Barang siapa tidak takut tuhan

Hidupnya tidak akan bertahan

 

Apabila dengki sudah merasuki hati

Tak akan pernah hilang hingga nanti

 

Apabila hidup selalu berbuat baik

Tanda dirinya berhati cantik

 

Menelaah Struktur dan Aspek Kebahasaan pada Syair

 Syair

Perteguh jua alat perahumu

Hasilkan bekal air dan kayu

Dayung pengayuh taruh di situ

Supaya laju perahumu itu

 

Wahai muda, kenali dirimu

Ialah perahu tamsil hidupmu

Tiadalah berapa lama hidupmu

Ke akhirat jua kekal hidupmu

 

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli insan

 

Hai muda arif budiman

Hasilkan kemudi dengan pedoman

Alat perahumu jua kerjakan

Itulah jalan membetuli  insane

 

Menelaah Puisi Rakyat Klik di sini ….
Buku sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

 

Facebook Comments