Kata yang sering digunakan dalam teks proseur adalah kata penghubung, pelesapan, kata acuan, dan akhiran.

Langkah dalam panduan dapat dihubungkan dengan ungkapan seperti kemudian, sekarang, berikutnya, setelah ini. Kadang-kadang penulis menggunakan suatu penghubung yang diulang terlalu sering.

Untuk itu diperlukan pelesapan. Pelesapan adalah penghilangan bagian tertentu yang sama dan sudah disebutkan sebelumnya. Pelesapan biasanya terdapat pada kalimat majemuk rapatan. Kalimat majemuk rapatan  adalah gabungan beberapa kalimat tunggal yang karena subjek, predikat, atau objeknya sama sehingga bagian yang sama disebutkan hanya sekali.

Pelesapan juga banyak dilakukan pada teks prosedur.

  • Masak tepung ketan dan cairan santan selama 30 menit.
  • Aduk terus (tepung dan santan yang dimasak) hingga mengental dan berwarna kecoklatan.
  • Angkat adonan dan setelah dingin cetak (hasil tepung dan santan yang telah mengental) hingga membentuk persegi panjang.
  • Taburi wijen di atasnya (hasil tepung dicampur santan yang telah mengental dan telah dibentuk menjadi persegi panjang)
  • Iris (hasil tepung dicampur santan yang telah mengental dan telah dibentuk menjadi persegi panjang serta ditaburi wijen)
  • setebal 2 cm, kemudian bungkus dengan plastik.
  • Kemas pada kardus kecil.

Penggunaan Akhiran –i dan akhiran –kan pada Teks Prosedur

Akhiran i dipakai jika objek dalam kalimat tidak bergerak. Akhiran –kan dipakai jika objek bergerak.

Contoh

Lumuri loyang dengan mentega

Lumurkan mentega pada loyang

Taburi roti yang sudah masak dengan keju parut.

Taburkan keju parut pada roti yang sudah matang

Lumuri loyang dengan mentega

Lumurkan mentega pada Loyang

Cermati contoh teks prosedur berikut!

Cara Membuat Obat Tradisional Insomnia

Anda mengalami insomnia (tidak bisa tidur)? Nenek moyang kita mewariskan resep tradisional untuk penderita insomnia.

Bahan :

  • 5 potong akar kelapa hijau masing-masing 4 cm
  • 600 cc air

Langkah-langkah :

  1. Ambil 5 potong akar kelapa hijau masing-masing 4 cm.
  2. Tumbuk kasar bersama 10 butir biji teratai.
  3. Tambahkan 600 cc air ke dalam hasil tumbukan .
  4. Rebus semuanya dengan anco yang telah dibuang bijinya sehingga air tersisa 300cc.
  5. Minum selagi hangat

 

Materi Kebahasaan : Klik di Sini ….
Sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

(Sebagai Bahan Pembelajaran Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII)

Facebook Comments