Panduan praktis merangkum buku berdasarkan gagasan pokok

  1. Bacalah informasi umum buku, seperti judul, pengarang, penerbit. Jika berupa artikel, catat nama pengarang, nama media, tanggal terbit.
  2. Ketahui secara umum isi buku melalui daftar isi dan kata pengantar.
  3. Buku yang baik memiliki susunan berpikir yang terurai dengan baik dalam bab dan subbab. Setiap subbab dijabarkan ke dalam paragraf. Setiap paragraf memiliki satu pemikiran utama.
  4. Berdasarkan butir (no. 3) maka kita dapat merangkum bacaan dari pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam setiap paragraf. Lihat kembali pelajaran di kelas 7 tentang gagasan utama dan Gagasan rincian.
  5. Merangkum bacaan dapat dilakukan dengan menyusun pokok pikiran atau gagasan utama setiap paragraf.
  6. Format merangkum dengan teknik menentukan gagasan utama dan gagasan rincian adalah sebagai berikut:
  7. Judul Buku : ………………………………………………………………………
  8. Judul Bab : ………………………………………………………………………
  9. Judul Subbab : ……………………………………………………………………..
  10. Gagasan utama setiap paragraf dalam subbab:

Paragraf 1 : ………………………………………………………………………

Paragraf 2 : ………………………………………………………………………

Paragraf 3 : ………………………………………………………………………

dan seterusnya.

  1. Gagasan setiap paragraf dapat diungkapkan dalam satu kalimat. Merangkum bacaan dapat dilakukan dengan menyusun setiap kalimat yang menjadi gagasan utama/pokok pikiran setiap paragraf ke dalam satu karangan.

Langkah Merangkum dengan Pemetaan Pikiran

  1. Langkah yang harus dilakukan untuk merangkum dengan pemetaan pikiran diuraikan berikut.
  2. Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul tersebut.
  3. Buat cabang utama terkait topik tadi misalkan apa definisi mind map, bagaimana otak bekerja, apa itu kesuksesan, latihan apa yang bisa dilakukan dan bagaimana aplikasinya.
  4. Teruskan dengan membuat cabang-cabang utama lainnya dan gunakan warna berbeda.
  5. Ingat beri label setiap cabang hanya dengan kata kunci saja. Semakin sedikit semakin baik. Kalian mencatat bukan untuk menghafal melainkan untuk memahami dengan bahasa sendiri.
  6. Selanjutnya dari tiap cabang buatsub cabang untuk hal-hal yang saling berhubungan.
  7. Gunakan garis-garis lengkung dan alur yang nyaman buat. Tidak ada aturan khusus dalam membuat peta pikiran.
  8. Jika ada hal-hal yang berhubungan pada sub yang berbeda, Kalian bisa menarik garis sebagai pengingat adanya kaitan antara kedua hal tersebut.

Buku fiksi

Langkah untuk dapat menilai buku fiksi adalah dengan membaca buku yang akan dinilai. Saat membaca, jawablah pertanyaan berikut:

  • Bagaimana judul dan tema dikembangkan? Apakah ada keunikan?
  • Bagaimana pengarang mengembangkan latar cerita?
  • Bagaimana pengarang mengembangkan tokoh dan watak tokoh?
  • Bagaimana pilihan kata yang digunakan pengarang?
  • Apakah kalimat-kalimatnya memiliki keunikan dan kekuatan untuk membangun cerita?
  • Tokoh mana yang paling kamu sukai dan mengapa?

 

 

Materi Kebahasaan : Klik di sini ….

Dari buku sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

Facebook Comments