Cermati struktur surat pribadi berikut!

Malang, 29 November 2015 Alamat dan tanggal surat
Salam kangen. Salam pembuka
Apa kabar, Aim? Kalimat pembuka

paragraf

Aim, setelah kamu pindah ke Samarinda, kami dengar kamu bersekolah di sekolah bertaraf internasional. Bagaimana rasanya sekolah di sana? Liburan semester ini aku dan keluarga berencana berkunjung ke rumah pamanku di Samarinda. Aku akan sangat senang jika dapat bertemu denganmu. Kirimkan alamatmu kepadaku ya. Isi surat
Sekian dulu, semoga kamu dapat membalas surat ini. Aku tunggu balasanmu. Penutup surat
Sahabatmu, Salam akhir
Giati Nama dan tanda tangan

 

Contoh Surat Pribadi

Surat 1 struktur surat pribadi

Jayapura, 12 November 2015

Salam sayang untuk Bunda

Bunda, Edo merindukan Bunda.

Sudah seminggu Edo di Bandung untuk mengikuti jambore UKS. Di sini Edo tinggal di asrama bersama teman-teman dari seluruh Indonesia. Edo senang belajar dan berteman dengan mereka. Bapak dan ibu instruktur sangat ramah dan baik. Edo mendapatkan banyak ilmu dari mereka.

Meskipun Edo bahagia di sini, Edo tetap merindukan Bunda. Rindu masakan Bunda. Apalagi ada kabar pelatihan UKS diperpanjang hingga tiga hari. Tetapi Bunda tidak usah khawatir. Edo akan baik-baik saja di sini.

Terimakasih sudah mengizinkan Edo mengikuti pelatihan ini. Edo akan segera pulang.

Buah hati Bunda

 

Edo struktur surat pribadi

 

Surat 2

Kupang, 10 Januari 2016

Ibu Dewi yang saya sayangi,

Bagaimana kabar Ibu? Semoga selalu sehat!

Sejak Ibu pindah ke Kota Bogor, rasanya kelas menjadi sepi. Tiada lagi tawa canda Ibu yang menyejukkan. Tiada lagi nasihat-nasihat yang indah itu. Kami semua kangen Ibu. Kerinduan kami hanya bisa diungkapkan lewat doa untuk Bu Guru luar biasa seperti Ibu.

Saya yakin Ibu sudah mendapat murid-murid baru di Kota Bogor. Meski sudah mendapat murid baru, tolong jangan lupakan kami yang di Kota Kupang ini.

Semoga Ibu senantiasa sehat dan dalam lindunganNya

Salam rindu,

 

Paskalina.

Surat 3

Ibu Ratna yang baik,

Ketika surat ini saya tulis, saya sedang di atas perahu diantar Bapak bersama Pak Guru menuju kecamatan untuk mengikuti lomba cerdas cermat. Saya bangga mengenakan seragam sekolah yang Ibu kirim untuk kami. Semua buku yang Ibu sediakan buat kami sangat membantu untuk belajar ilmu pengetahuan umum. Bapak juga sudah sadar pentingnya sekolah buat saya. Bapak akan kerja keras supaya saya bisa sekolah di SMA.

Ibu Ratna yang baik, hari ini juga saya kehilangan sahabat karena dia harus ikut orang tuanya pindah ke Banjarmasin. Saya sedih, tapi langit biru di atas Danau Jempang telah menghibur hati yang gundah.

Kedatangan Ibu dan Mister ke tempat kami membuat saya ingin terus belajar tentang apa saja. Kami memang jauh berada di pedalaman, kami tak punya cita-cita yang tinggi, kami hanya ingin bisa berbagi ilmu seperti Ibu dan Mister. Kami tak ingin danau yang indah ini digusur oleh perusahaan batu bara. Karena itu kami harus pandai.

Salam dari Danau Jempang.

 

Diah.

 

Dari Buku Sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

Facebook Comments