Surat pribadi adalah bentuk komunikasi tulis (surat-menyurat) yang dilakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai pribadi bukan sebagai wakil atau urusan yang berkaitan dengan kelembagaan/ kedinasan/ resmi.

Di Indonesia, menulis surattpribadi sebenarnya lebih sulit karena perlu memperhatikan hal-hal di luar aturan kebahasaan bahasa Indonesia. Jika bahasa dalam surat resmi lebih baku dan jelas polanya maka tidak demikian dengan surattpribadi. Dalam surat pribadi ini, ada hal yang perlu diperhatikan, yaitu tata etika atau sopan santun. Khususnya jika menulis kepada orang yang lebih dewasa atau orang yang baru saja dikenal.

Ciri-ciri Surat Pribadi
  • Surattpribadi adalah bentuk komunikasi interaktif antara orang pertama (pengirim) dan orang kedua (penerima)
  • Surat pribadi berisi unsur tanggal surat, alamat surat, pembuka surat, pendahulua, isi, dan penutup surat, serta nama pengirim surat atau juga tanda tangan.
  • Isi surat pribadi berkaitan dengan masalah pribadi menanyakan kabar, keperluan pribadi, dan tujuan komunikasi pribadi yang lain
Bagian SurattPribadi

Seperti yang telah kamu ketahui, surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan. Pada bahasan ini kamu tidak hanya mengidentifikasi surat pribadi dari bagian-bagiannya saja, tetapi juga dari segi bahasa, dan isi/tujuan surat.

Ada beberapa bagian yang menjadi unsur pembangun ssurat pribadi, yaitu (1) alamat dan tanggal surat, (2) salam pembuka, (3) kalimat pembuka paragraf, (4) isi surat, (5) penutup surat, (6) salam akhir, dan (7) nama dan tanda tangan.

Ciri Penggunaan Bahasa pada Surat Pribadi
  • Pilihan kata sapaan bersifat pribadi (kata emotif dan ekspresif )
  • Bahasa surat pribadi tidak formal tetapi santun
  • Pilihan ragam bahasa tergantung siapa penerima surat
  • Menggunakan sapaan (seperti orang bercakap)
  • Menggunakan kata ganti orang pertama (untuk pengirim) dan kata ganti orang kedua untuk penerima

Surat pribadis memiliki ciri kebahasaan yang khas untuk mengungkapkan maksud penulis.

Pada bagian sebelumnya kalian telah mendiskusikan berbagai tujuan ssurat pribadi. Penting  untuk berpikir tentang bahasa yang digunakan ketika menulis sesuai dengan tujuan surat. Kita harus tahu pilihan ragam bahasa yang tepat dan sesuai untuk penerima dan tujuanmu menulis surat. Ragam bahasa dimaksud adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul) yang hanya digunakan kepada teman akrab yang berusia sebaya. Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius, seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat yang ditujukan kepada orang yang lebih tua. Agar lebih memahami tentang surat pribadi berdasarkan tujuannya.

Seperti yang telah diketahui, surat pribadi adalah jenis tulisan yang berisi keperluan pribadi antara satu orang dengan orang yang lain. Surat pribadi memiliki beberapa bagian, yaitu tanggal surat, salam pembuka, isi, penutup, dan nama pengirim surat beserta tanda tangan.

Selain unsur-unsur tersebut, ada juga hal yang harus kamu ketahui tentang data penerima dan tujuan surat yang akan ditulis. Hal tersebut penting diperhatikan agar surat pribadi sesuai dengan sasaran, karena bahasa surat pribadi untuk orang tua tentu saja berbeda dengan surat untuk sahabatmu.

Pilihan ragam bahasa yang tepat dan sesuai untuk penerima dan tujuan menulis surat. Ragam bahasa dimaksud adalah bahasa Indonesia baku, bahasa Indonesia ragam informal, atau ragam bahasa khusus (bahasa gaul, funky) yang hanya digunakan kepada teman akrab yang berusia sebaya. Ragam bahasa Indonesia baku biasanya digunakan untuk tujuan yang bersifat serius, seperti turut berduka cita atau bersimpati atas musibah yang diderita seseorang, dan/atau surat yang ditujukan kepada orang yang lebih tua.

Dalam menulis surat pribadi juga perlu memerhatikan penggunaan salam pembuka, kalimat pembuka paragraf pertama, dan kalimat penutup. Ketiga hal tersebut mencerminkan etikamu.

Contoh surat pribadi.

 

Malang, 14 November 2015

Salam semangat pelajar!

Apa kabarmu, Ozi?

Ozi saya dengar kotamu sedang di landa bencana asap. Aku khawatir akan keadaanmu. Apakah kamu baik-baik saja? Apakah kamu dapat belajar di sekolah tanpa terganggu asap?

Liburan semester ini, Ayahku akan memberikan penyuluhan program Desa Bebas Api di desamu. Aku diajak oleh ayah agar dapat mengunjungimu. Apakah kamu ada kesibukan liburan semester ini? Jika tidak, aku akan sangat senang dapat mengunjungimu.

Sekian dulu, kutunggu balasanmu.

Sepupu dan sahabatmu,

Fiola

Materi Kebahasaan : Klik Di sini ….

Sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

Facebook Comments

Share This Article