Contoh Komentar terhadap Isi Buku Fiksi

1
11605

Langkah untuk dapat memberi komentar terhadap isi buku fiksi adalah dengan membaca buku yang akan dinilai. Saat membaca, jawablah pertanyaan berikut: contoh

  • Bagaimana judul dan tema dikembangkan? Apakah ada keunikan?
  • Bagaimana pengarang mengembangkan latar cerita?
  • Bagaimana pengarang mengembangkan tokoh dan watak tokoh?
  • Bagaimana pilihan kata yang digunakan pengarang?
  • Apakah kalimat-kalimatnya memiliki keunikan dan kekuatan untuk membangun cerita?
  • Tokoh mana yang paling kamu sukai dan mengapa?

Bacalah contoh komentar berikut!

Judul buku      : Karena Buku Senikmat Susu

Pengarang       : Elly Damaiwati

Contoh 1

Dari judulnya saja buku ini sudah mengundang selera untuk membaca. Pemberian judul “ Karena Buku Senikmat Susu” benar-benar unik. Penulis ingin menunjukkan bahwa kegiatan membaca bisa setara dengan kenikmatan minum susu. Buku ini ditulis dengan sistematika yang runtut sehingga sangat mudah dipahami. Contoh-contoh melakukan penumbuhan minat baca dituliskan secara rinci sehingga pembaca bisa dengan mudah melakukan dalam kehidupan sehari-hari. Bahasa yang digunakan sangat segar sehingga dari awal sampai akhir tidak bosan untuk membacanya

Contoh 2

Membaca buku ini senikmat minum susu persis seperti judulnya. Masalah minat baca yang sangat teknis dikemas dalam bentuk cerita tentang seorang anak yang bernama Alif. Cerita tentang anak yang sangat gandrung membaca di awal buku ini menjadikan pembaca tertarik begitu memulai membaca. Penulis ingin menunjukkan bahwa kegiatan membaca bisa dibina sejak kecil dengan cara-cara yang mudah dan mengasyikkan. Bahasa yang digunakan dalam buku ini komunikatif. Buku ini memberikan contoh-contoh yang cukup banyak sehingga sangat praktis bagi orang yang akan memupuk minat baca anak-anaknya. dari awal sampai akhir tidak bosan untuk membacanya.

Contoh komentar buku fiksi

Buku ini menunjukkan fantasi yang berwarna lokal Indonesia. Penulis Indonesia membuat cerita fantasi berbau lokal dengan rinciannya yang unik. Membaca Anak Rembulan, siapa pun akan mendebat pendapat itu dan meyakini: waktunya anak negeri unjuk gigi. Sangat lokal, fantastik, dan tak terlupakan..

Saya senang bisa membaca lagi karya terbaru Djokolelono. Imajinasinya sangat kuat membangun plot cerita fantasi lokal yang nggak kalah keren dengan fantasi asing.

.

««««« berliterasi «««««                        ««««« bersastra «««««

.
Dari buku sumber:

Bahasa Indonesia SMP/MTs. Kelas VII, Edisi Revisi 2016,  Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,  2016.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here