Maha suci Allah, segala puji hanya milik-Nya. Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah. Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيم

شَرَعَ لَكُمْ مِنَ الدِّينِ مَا وَصَّى بِهِ نُوحًا وَالَّذِي أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ وَمَا وَصَّيْنَا بِهِ إِبْرَاهِيمَ وَمُوسَى وَعِيسَى أَنْ أَقِيمُوا الدِّينَ وَلا تَتَفَرَّقُوا فِيهِ كَبُرَ عَلَى الْمُشْرِكِينَ مَا تَدْعُوهُمْ إِلَيْهِ اللَّهُ يَجْتَبِي إِلَيْهِ مَنْ يَشَاءُ وَيَهْدِي إِلَيْهِ مَنْ يُنِيبُ

Artinya, “Dia telah mensyari’atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu : Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya) .” (QS. Asy Syuura : 13)

وَجَعَلْنَا ذُرِّيَّتَهُ هُمُ الْبَاقِينَ

Artinya, “Dan Kami jadikan anak cucunya orang-orang yang melanjutkan keturunan.” (QS. Ash Shaaffat : 77)

وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الآخِرِينَ

Artinya, “Dan Kami abadikan untuk Nuh itu (pujian yang baik) di kalangan orang-orang yang datang kemudian.” (QS. Ash Shaaffat : 78)

سَلامٌ عَلَى نُوحٍ فِي الْعَالَمِينَ

Artinya, “Kesejahteraan dilimpahkan atas Nuh di seluruh alam.” (QS. Ash Shaaffat : 79)

كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ

Artinya, “Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.” (QS. Asy Syu’araa’ : 105)

إِذْ قَالَ لَهُمْ أَخُوهُمْ نُوحٌ أَلا تَتَّقُونَ

Artinya, “Ketika saudara mereka berkata kepada mereka: Mengapa kamu tidak bertakwa?” (QS. Asy Syu’araa’ : 106)

إِنِّي لَكُمْ رَسُولٌ أَمِينٌ

Artinya, “Sesungguhnya aku adalah seorang rasul kepercayaan kepadamu.” (QS. Asy Syu’araa’ : 107)

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Artinya, “Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.” (QS. Asy Syu’araa’ : 108)

وَمَا أَسْأَلُكُمْ عَلَيْهِ مِنْ أَجْرٍ إِنْ أَجْرِيَ إِلا عَلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ

Artinya, “Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan-ajakan itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam. .” (QS. Asy Syu’araa’ : 109)

فَاتَّقُوا اللَّهَ وَأَطِيعُونِ

Artinya, “Maka bertakwalah kepada Allah dan taatlah kepadaku.” (QS. Asy Syu’araa’ : 110)

وَيَا قَوْمِ لا يَجْرِمَنَّكُمْ شِقَاقِي أَنْ يُصِيبَكُمْ مِثْلُ مَا أَصَابَ قَوْمَ نُوحٍ أَوْ قَوْمَ هُودٍ أَوْ قَوْمَ صَالِحٍ وَمَا قَوْمُ لُوطٍ مِنْكُمْ بِبَعِيدٍ

Artinya, “Hai kaumku, janganlah hendaknya pertentangan antara aku menyebabkan kamu menjadi jahat hingga kamu ditimpa azab seperti yang menimpa kaum Nuh atau kaum Hud atau kaum Shaleh, sedang kaum Luth tidak jauh dari kamu.” (QS. Huud : 89)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Semoga Allah menyayangi kita semua. Amin.

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

Nasihat yang Terdapat dalam Kitab Nashaihul Ibad : Klik di sini …..
Facebook Comments

Share This Article