“Kecilnyaaku” bertadarus. Kali ini ayat yang akan ditadarus yaitu, ayat-ayat yang menjelaskan tentang Ya’juz, Ma’juz, Samiri, Sabiin, Orang-orang Quraisy dan Penduduk Iram Terukir dalam Ayat Al-Qur’an

Dengan nama Allah Aku berlindung kepada-Nya. Tidak ada daya dan upaya, kecuali atas pertolongan-Nya.

Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Ya’juz dan Ma’juz

حَتَّى إِذَا فُتِحَتْ يَأْجُوجُ وَمَأْجُوجُ وَهُمْ مِنْ كُلِّ حَدَبٍ يَنْسِلُونَ

Artinya, “Hingga apabila dibukakan (tembok) Ya’juj dan Ma’juj, dan mereka turun dengan cepat dari seluruh tempat yang tinggi.” (QS. Al Anbiyaa’ : 96)

 

Samiri

قَالَ فَإِنَّا قَدْ فَتَنَّا قَوْمَكَ مِنْ بَعْدِكَ وَأَضَلَّهُمُ السَّامِرِيُّ

Artinya, “Allah berfirman: “Maka sesungguhnya Kami telah menguji kaummu sesudah kamu tinggalkan, dan mereka telah disesatkan oleh Samiri.” (QS. Thaahaa : 85)

قَالُوا مَا أَخْلَفْنَا مَوْعِدَكَ بِمَلْكِنَا وَلَكِنَّا حُمِّلْنَا أَوْزَارًا مِنْ زِينَةِ الْقَوْمِ فَقَذَفْنَاهَا فَكَذَلِكَ أَلْقَى السَّامِرِيُّ

Artinya, “Mereka berkata: “Kami sekali-kali tidak melanggar perjanjianmu dengan kemauan kami sendiri, tetapi kami disuruh membawa beban-beban dari perhiasan kaum itu, maka kami telah melemparkannya, dan demikian pula Samiri melemparkannya.” (QS. Thaahaa : 87)

قَالَ فَمَا خَطْبُكَ يَا سَامِرِيُّ

Artinya, “Berkata Musa: “Apakah yang mendorongmu hai Samiri?” (QS. Thaahaa : 95)

Sabiin

إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَالَّذِينَ هَادُوا وَالصَّابِئِينَ وَالنَّصَارَى وَالْمَجُوسَ وَالَّذِينَ أَشْرَكُوا إِنَّ اللَّهَ يَفْصِلُ بَيْنَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّ اللَّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ شَهِيدٌ

Artinya, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu.” (QS. Al Hajj : 17)

Orang-orang Quraisy

لإيلافِ قُرَيْشٍ

Artinya, “Karena kebiasaan orang-orang Quraisy.” (QS. Quraisy : 1)

Penduduk Iram

إِرَمَ ذَاتِ الْعِمَادِ

Artinya, “ (Yaitu) penduduk Iram yang mempunyai bangunan-bangunan yang tinggi.” (QS. Al Fajr : 7)

الَّتِي لَمْ يُخْلَقْ مِثْلُهَا فِي الْبِلادِ

Artinya, “Yang belum pernah dibangun (suatu kota) seperti itu, di negeri-negeri lain.” (QS. Al Fajr : 8)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Semoga bermanfaat.

Nasihat dari Kitab Nashaihul Ibad : Klik di sini ….
Facebook Comments

Share This Article