Tadarus “Kecilnyaaku” adalah tadarus berdasarkan ayat-ayat yang  memiliki kesamaan materi. Kali ini ayat yang akan ditadarus yaitu, ayat-ayat yang menjelaskan tentang Mutiara, Permata, Emas dan Perak
Allah SWT berfirman:

بسم الله الرحمن الرحيم
Mutiara
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ
Artinya, “Syurga ‘Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.” (QS. Faathir : 33)
.وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌ
Artinya, “Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan.” (QS. Ath Thuur : 24)
يَخْرُجُ مِنْهُمَا اللُّؤْلُؤُ وَالْمَرْجَانُ
Artinya, “Dari keduanya keluar mutiara dan marjan.” (QS. Ar Rahmaan : 22)
كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ
Artinya, “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahmaan : 58)
كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ
Artinya, “Laksana mutiara yang tersimpan baik.” (QS. Al Waaqi’ah : 23)
وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ وِلْدَانٌ مُخَلَّدُونَ إِذَا رَأَيْتَهُمْ حَسِبْتَهُمْ لُؤْلُؤًا مَنْثُورًا
Artinya, “Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka, mutiara yang bertaburan.” (QS. Al Insaan : 19)
Permata
كَأَنَّهُنَّ الْيَاقُوتُ وَالْمَرْجَانُ
Artinya, “Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (QS. Ar Rahmaan : 58)
Emas
جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا يُحَلَّوْنَ فِيهَا مِنْ أَسَاوِرَ مِنْ ذَهَبٍ وَلُؤْلُؤًا وَلِبَاسُهُمْ فِيهَا حَرِيرٌ
Artinya, “Syurga ‘Adn mereka masuk ke dalamnya, di dalamnya mereka diberi perhiasan dengan gelang-gelang dari emas, dan dengan mutiara, dan pakaian mereka didalamnya adalah sutera.” (QS. Faathir : 33)
وَزُخْرُفًا وَإِنْ كُلُّ ذَلِكَ لَمَّا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةُ عِنْدَ رَبِّكَ لِلْمُتَّقِينَ
Artinya, “Dan perhiasan-perhiasan. Dan semuanya itu tidak lain hanyalah kesenangan kehidupan dunia, dan kehidupan akhirat itu di sisi Tuhanmu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.” (QS. Az Zukhruf : 35)
يُطَافُ عَلَيْهِمْ بِصِحَافٍ مِنْ ذَهَبٍ وَأَكْوَابٍ وَفِيهَا مَا تَشْتَهِيهِ الأنْفُسُ وَتَلَذُّ الأعْيُنُ وَأَنْتُمْ فِيهَا خَالِدُونَ
Artinya, “Diedarkan kepada mereka piring-piring dari emas, dan piala-piala dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap mata dan kamu kekal di dalamnya.” (QS. Az Zukhruf : 71)
عَلَى سُرُرٍ مَوْضُونَةٍ
Artinya, “Mereka berada di atas dipan yang bertahta emas dan permata.” (QS. Al Waaqi’ah : 15)
Perak
وَلَوْلا أَنْ يَكُونَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً لَجَعَلْنَا لِمَنْ يَكْفُرُ بِالرَّحْمَنِ لِبُيُوتِهِمْ سُقُفًا مِنْ فَضَّةٍ وَمَعَارِجَ عَلَيْهَا يَظْهَرُونَ
Artinya, “Dan sekiranya bukan karena hendak menghindari manusia menjadi umat yang satu, tentulah kami buatkan bagi orang-orang yang kafir kepada Tuhan Yang Maha Pemurah loteng-loteng perak bagi rumah mereka dan tangga-tangga yang mereka menaikinya.” (QS. Az Zukhruf : 33)
وَلِبُيُوتِهِمْ أَبْوَابًا وَسُرُرًا عَلَيْهَا يَتَّكِئُونَ
Artinya, “Dan pintu-pintu bagi rumah-rumah mereka dan dipan-dipan yang mereka bertelekan atasnya.: (QS. Az Zukhruf : 34)
وَيُطَافُ عَلَيْهِمْ بِآنِيَةٍ مِنْ فِضَّةٍ وَأَكْوَابٍ كَانَتْ قَوَارِيرَا
Artinya, “Dan diedarkan kepada mereka bejana-bejana dari perak dan piala-piala yang bening laksana kaca.” (QS. Al Insaan : 15)
قَوَارِيرَ مِنْ فِضَّةٍ قَدَّرُوهَا تَقْدِيرًا
Artinya, “ (yaitu) kaca-kaca (yang terbuat) dari perak yang telah diukur mereka dengan sebaik-baiknya.” (QS. Al Insaan : 16)
عَالِيَهُمْ ثِيَابُ سُنْدُسٍ خُضْرٌ وَإِسْتَبْرَقٌ وَحُلُّوا أَسَاوِرَ مِنْ فِضَّةٍ وَسَقَاهُمْ رَبُّهُمْ شَرَابًا طَهُورًا
Artinya, “Mereka memakai pakaian sutera halus yang hijau dan sutera tebal dan dipakaikan kepada mereka gelang terbuat dari perak, dan Tuhan memberikan kepada mereka minuman yang bersih.” (QS. Al Insaan : 21)
Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.
Semoga bermanfaat. Amin.

 

Cara Permulaan Turunnya Wahyu : Klik di sini ….
Facebook Comments