Obat Bahagia dan Berkah
Disaat-saat tertentu, kita sering mendengar seseorang berdo’a untuk kita. Semoga Anda bahagia, semoga hidupmu penuh dengan keberkahan dan redaksi yang lainnya. Dihadapan Allah ini sudah merupakan nilai yang bagus. Kita telah mendapatkan rekomendasi dari sesama makhluk agar berbahagia, sejahtera dan barokah. Dan kesempatan untuk mendapatkan do’a tersebut harus sering kita dapatkan. Karena bagaimana pun kita sangat membutuhkannya.
Selain itu, kita harus paham obat keberkahan, alternatif  kebahagiaan dan mengetahui sandaran dalam setiap situasi dan kondisi yang menjadi pilar penunjang terkabulkannya do’a. yaitu, “Tauhid yang bersih dari tambahan, terpelihara dari taklid, dan disertai pengetahuan tentang nama dan sifat, yang suci dari cacat, menghimpun makna-makna ilahiah, serta mencakup berbagai rahasia spiritual yang halus, khazanah berharga yang terjaga, dan permata yang tersembunyi.”
Saya sangat kagum dengan kalimat-kalimat yang dilontarkan penulis Al-Hikam, yaitu Ibnu ‘Athaillah Al-Sakundari hingga saya pun termenung. Dalam Mukadimahnya lebih lanjut beliau menjelaskan, “Inilah pangkal segala pengetahuan agama dan sumber segala keyakinan, sebab kemuliaan ilmu bergantung pada kemuliaan objeknya dan kemuliaan orang berilmu bergantung pada kadar kemuliaan ilmunya. Tidak ada yang lebih mulia dari pada Kebenaran dan upaya mencarinya. Tidak ada yang lebih mulia di dunia ini dari pada pengetahuan tentang Allah dan kedekatan dengan-Nya. Tidak ada yang lebih mulia dari surga dari pada melihat wajah-Nya.”
Selanjutnya bahwa, “Mengenal Allah adalah tujuan tertinggi, sumber terbening, dan mata air tersegar bagi setiap hamba. Tidak ada yang sampai untuk menikmatinya kecuali satu demi satu. Ia adalah buruan dan sumber keberkahan. Dengan makrifatullah kondisi teragung dapat tercapai.”
Masha Allah… Saya perlu menyimaknya lebih dalam. Untuk itu saya simpan penggalan tulisannya di blog ini.
Semoga bermanfaat

رَبَّنَا آتِنَا فِيْ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

والسلام علىكم ورحمة الله و بركاته

 29 Mei 2016

 

Tentang Allah, Cahaya di Atas Cahaya : Klik di sini ….
Facebook Comments

Share This Article