Berlatihlah Melaksanakan Shaum

Sebuah renungan untuk mengingatkan diri, dalam menghadapi bulan yang penuh berkah. Bulan diwajibkan shaum bagi orang-orang yang beriman.

Berlatihlah!

Latihlah dirimu dengan shaum

Sebentar lagi akan segera tiba

Jangan bunuh emosi

Tapi kendalikan,

buat dia lemah tak berdaya

 

Shaum akan membawamu ke derajat yang mulia

Akan mengantarkan ke pintu ketentraman

Akan menunjukkanmu jalan kedamaian

Akan memandumu ke dunia kebahagiaan

 

Shaum itu syari’at dan kewajiban

Diperintah shaum karena Allah sangat sayang

Allah sayang kepada kita lebih sayang dari pada kita menyayangi diri sendiri

 

Shaum bukan bentuk penyiksaan

Shaum adalah untuk kebaikan diri

Shaum adalah kebutuhan jasmani dan rohani

Sekiranya kita tahu makna shaum

Kenahagiaan sejati terpenuhi

 

Yaa ayyatuhan nafsul mutmainnah

Irji’i  ilaa robbiki rodiyatan mardiyyah

Fadkhuli fii ‘ibaadii

Wadkhuli jannatii

 

Sungguh indah sekali

Kecilnyaaku

26 Mei 2016

Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

أَيَّاماً مَّعْدُودَاتٍ فَمَن كَانَ مِنكُم مَّرِيضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ فَمَن تَطَوَّعَ خَيْراً فَهُوَ خَيْرٌ لَّهُ وَأَن تَصُومُواْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ

Dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan, maka sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain. Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya membayar fidyah, : memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضاً أَوْ عَلَى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ اللّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلاَ يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُواْ الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُواْ اللّهَ عَلَى مَا هَدَاكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan, maka sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

(QS. Al-Baqarah : 183 – 185)

Maha benar Allah dengan segala firman-Nya.

Warisan Terakhir: Puisi WS Rendra: di sini ….
Facebook Comments

Share This Article