Merasa bahagiakah Anda hari ini? Andai hari ini Anda merasa biasa-biasa saja, saya akan menginformasikan bahwa sebentar lagi kita akan menghadapi bulan Ramadhan. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW. Bersabda: “Seandainya hamba-hamba mengetahui apa yang ada pada bulan Ramadhan, niscaya umatku berangan-angan agar bulan Ramadhan terus berlangsung sepanjang tahun.”
Walaupun kita tidak bisa meyakini ucapan tersebut sebagai hadits apalagi dapat dijadikan hujjah, karena menurut ulama hadits, hadits tersebut tergolong hadits dhaif (lemah), bahkan maudhu (palsu). Namun selayaknya sebagai konsekwensi kta yang selalu berikrar, “Wa anaa minal muslimiin.” Dan aku ini merupakan bagian dari kaum muslimin dapat merasakan kebahagiaan atas kedatangan tamu (bulan yang agung) dan dapat menyambutnya dengan kebersihan niat dan ketulusan pandangan, yaitu memandang rido Allah SWT.
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah beliau mengatakan bahwa menjelang kedatangan Ramadhan, Rasulullah SAW. Bersabda. “Telah datang kepada kamu syahrun Mubarak (bulan yang diberkahi). Diwajibkan kamu berpuasa padanya. Pada bulan tersebut pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, syaithan-syaithan dibelenggu. Padanya juga terdapat suatu malam yang lebih baik dari seribu bulan, barangsiapa yang terhalang kebaikan pada malam tersebut, maka ia telah terhalang dari kebaikan tersebut.” (HR. Ahmad, An-Nasa’I, dan Al-Baihaki).
Bagaimana tertarik dengan hadits tersebut, sekarang Anda merasa bahagia ya? Dan pasti anda sekarang sedang berharap semoga Allah memberikan kesempatan umur kepada kita untuk sampai ke Ramadhan esok, dan semoga Allah menjumpakan kembali kepada kita dengan Ramadhan-ramadhan selanjutnya. Amin. Untuk menambah semangat lagi, di bawah ini akan dikutif  sabda Rasulullah SAW :
“Rasulullah SAW. Adalah orang yang paling dermawan, dan sikap kedermawanannya semakin bertambah pada bulan Ramadhan. Ketika malaikat Jibril menemuinya untuk mengajarkan Al-Qur’an kepadanya. Dan biasanya Malaikat Jibril mendatanginya setiap pada bulan Ramadhan untuk mengajari Al-Qur’an. Sungguh keadaan Malaikat Jibril sangat dermawan melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari dan Muslim).”
Masa Allah, ini hadits merupakan kabar yang sangat menggembirakan. Mengkaning, “Sebaik-baik kita, adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”  Dan dengan membaca sabda Rasulullah tersebut, saya menjadi teringat kembali kepada firman Allah berikut:

الرَّحْمَنُ -١- عَلَّمَ الْقُرْآنَ -٢- خَلَقَ الْإِنسَانَ -٣- عَلَّمَهُ الْبَيَانَ -٤-

Artinya, ““Tuhan Yang Maha Pemurah. Yang telah megajarkan Al-Qur’an. Dia menciptakan manusia. Mengajarnya pandai berbicara.” (Q.S. Ar-Rahman : 1-4).

سُبْحَانَكَ لاَ عِلْمَ لَنَا إِلاَّ مَا عَلَّمْتَنَا إِنَّكَ أَنتَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ

Artinya , “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami.”  (Q.S. Al-baqarah : 32)

الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ -٤- عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ

 Artinya , “Yang mengajar manusia dengan perantaraan kalam. Dia mengajar manusia tentang apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. Al-‘Alaq : 4-5)

وَاتَّقُواْ اللّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللّهُ

Artinya , “Dan bertakwalah kepada Allah, Allah memberikan pengajaran kepadamu.” (Q.S. Al-Baqarah : 282).

إِنَّكَ لَا تَهْدِي مَنْ أَحْبَبْتَ وَلَكِنَّ اللَّهَ يَهْدِي مَن يَشَاءُ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

Artinya , “Sesungguhnya engkau (Muhammad) tidak akan dapat memberi hidayah (petunjuk) kepada orang yang kamu kasihi, tetapi Allah memberi hidayah kepada orang yang Dia kehendaki. Dan Allah lebih mengetahui orang-orang yang mau menerima petunjuk”  (Q.S. Al-Qashas : 56) 

يَهْدِي مَن يَشَاءُ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ

Artinya , “Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus.” (Q.S. Al-Baqarah : 142)
Maha Benar Allah dengan segala firman-Nya.
Semoga bermanfaat.
25 Mei 2016
Facebook Comments