Renungan: Bekal di dan dari Dunia

0
158

Setelah saya sadari ternyata betapa tingginya nilai suatu bekal.

Dengan membawa perbekalan yang cukup, perjalanan terasa nyaman.

Saya berada di dunia genah ini, mau tidak mau butuh bekal dunia.

 

Ada dua jenis perbekalan yang musti diusahakan.

Pertama bekal di dunia, dan kedua bekal dari dunia.

Pakaian, makanan, minuman, perumahan adalah bekal di dunia.

Cara untuk memperolehnya, ya apalagi kalau bukan bekerja.

Karena kalau hasil pemberian atau hadiah sangat jarang.

Bekal yang sudah dimiliki untuk dunia, suatu saat pasti ditinggalkan.

Lantas kita membawa apa?

Mungkin hanya kain kafan. Itupun akan hancur.

Lantas. Saya berpikir.

Bekal apa yang sudah saya miliki untuk hidup abadi kelak.

Bekal ini sangat musti dipersiapkan.

Karena bekal ini tidak bisa diusahakan dikehidupan kelak.

Kehidupan itu tinggal merasakan apa yang sudah dikumpulkan di kehidupan ini.

Kalau disiapkan bekalnya hari ini, maka bahagia.

Kalau tidak?.

Kesengsaraan yang abadi, kepedihan yang luar biasa dan siksa yang terus menerus pasti terjadi.

Beda dengan di dunia: kesulitan, penderitaan, kesengsaraan, kepedihan, marabahaya ada batasnya.

Terus ….

Bekal apa yang bisa menyelamatkan dari derita dan siksa tersebut?

Ah … merayu Allah saja. Agar memperoleh simpati-Nya, rahmat, karunia, dan rido-Nya.

Sambil melaksanakan pembaktian hanya kepada-Nya.

Seperti shalat, zakat, saum, ibadah haji kalau saya mampu diperjalanannya.

Tetapi jangan dikira amalan itu hanya untuk bekal akhirat saja.

Banyak hikmahnya kok untuk di dunia juga.

Amalan itu bisa mengisi kebutuhan ruhani.

Kan, manusia itu terdiri dari ruhani dan jasmani.

Menurut lagu juga, “Bangunlah jiwanya, bangunlah raganya.”

Jiwa? Ya … harus mendapat asupan makanan ruhani.

Supaya hati tidak gersang yang penuh dengan zat-zat padat saja.

Saya mengharapkan kedua kebutuhan ini terpenuhi dengan baik.

Ya, kalaupun sudah takdirnya seperti yang kurang diharapkan.

 

Atuh …. Di akhirat mah harus bahagia!

 

Ya, Rab. Sesungguhnya kami memohon kepada-Mu kebahagiaan di dunia dan kebahagiaan di akhirat, jauhkanlah kami dari siksa api neraka. dan masukkanlah kami ke dalam surga-Mu.

.

««««« menu «««««

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here